Latihan Soal Ilmu Ukur Wilayah (IUW)
Soal 1s/d 10 tulislah ”Benar” jika pernyataan di bawah ini benar dan ”Salah” jika pernyataan salah.

1. Pemetaan fotogrammetri adalah pemetaan dimana data pengukurannya diambil di lapang dengan bantuan kamera photo.
2. Skala peta ialah perbandingan luas di atas kertas (peta) dan luas sesungguhnya di atas bumi.
3. Fungsi prisma dalam pengukuran dengan alat sederhana adalah untuk memproyeksikan titik-titik yang akan diukur pada garis ukur.
4. Kemiringan lereng yang mempunyai jarak horizontal 10 (sepuluh) meter dan jarak vertical 1 (satu) meter adalah 20%.
5. Lensa merupakan bagian teropong yang paling penting.
6. Teropong pada alat ukur tanah pada umumnya mempunyai fungsi sebagai alat untuk mengarahkan pandangan dan memperbesar gambaran yang dilihat.
7. Lensa okuler berfungsi memperbesar bayangan nyata yang dibentuk lensa obyektif.
8. Dalam pengukuran sudut vertical, kalau sudut zenith 15o berarti sudut elevasi 75o.
9. Garis arah/jurusan nivo adalah garis singgung gelembung pada nivo yang selalu membentuk garis horizontal.
10. Alat penguntingan disebut unting-unting.
11. Cara barometris merupakan penentuan beda tinggi antara dua tempat yang praktis dan paling teliti dibandingkan cara yang lainnya.

Hitung dan jawablah pertanyaan 12 s/d 17 berikut ini.

12. Gambarkan bagian-bagian pengunting dan apa fungsi masing-masing bagian?
13. Berapakah kesalahan yang diperbolehkan pada penguntingan, sebutkan dalam 3 klasifikasi sesuai dengan tingkat ketelitiannya?
14. Sebutkan kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada penguntingan.
15. Berapa kesalahan karena bulat bumi pada pengukuran beda tinggi sejauh 5 km.
16 Apa yang dimaksud dengan profil? Ada dua jenis profil, sebutkan dan apa bedanya?

17. Pada penguntingan berikutan diketahui ketinggian titik A 105 meter dan titik E 104,5 dari muka laut. Hitunglah ketinggian titik-titik yang lain, dengan menggunakan tabel pencatatan dan perhitungan, jika hasil pengukuran seperti berikut :
Selah 1 (A-B), pengukuran ke A 0,102 dan ke B 3,788
Selah 2 (B-C), pengukuran ke B 1,483 dan ke C 1,339
Selah 3 (C-D), pengukuran ke C 2,340 dan ke D 0,555
Selah 4 (D-E), pengukuran ke D 3,002 dan ke E 1,807

April 19, 2010 at 9:53 am Tinggalkan komentar

Latihan StaDin

Latihan StadinLatihan Stadin1

Januari 12, 2010 at 10:55 pm Tinggalkan komentar

Saluran Terbuka

Best Hydraulic Channel Cross Section1

Januari 12, 2010 at 9:19 pm Tinggalkan komentar

Latihan Mekflu Tambahan

Latihan Ujian Mekflu Tambahan

Januari 12, 2010 at 7:51 am Tinggalkan komentar

Latihan Ujian Mekanika Fluida

Latihan Ujian Mekanika Fluida

Januari 8, 2010 at 8:37 am Tinggalkan komentar

Sumber Daya Alam

Pada akhir-akhir ini, terutama pada masa kampanye PEMILU (Caleg dan Capres), banyak orang bicara tentang Sumber Daya Alam. Tapi tahukah amda, apa itu yang di maksud Sumber Daya Alam?
Sumber daya alam adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam lingkungan hidup kita. Sumber daya alam bisa terdapat di mana saja seperti di dalam tanah, air, permukaan tanah, udara, dan lain sebagainya. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang, sinar matahari, tumbuhan, hewan dan banyak lagi lainnya.
Sumber daya alam dapat dikelompokkan berdasarkan jenis :
– sumber daya alam hayati / biotik
adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup.
contoh : tumbuhan, hewan, mikro organisme, dan lain-lain
– sumber daya alam non hayati / abiotik
adalah sumber daya alam yang berasal dari benda mati.
contoh : bahan tambang, air, udara, batuan, dan lain-lain
Sumber daya alam dapat juga dikelompokan berdasarkan sifat pembaharuan :
– sumber daya alam yang dapat diperbaharui / renewable
yaitu sumber daya alam yang dapat digunakan berulang-ulang kali dan dapat dilestarikan.
contoh : air, tumbuh-tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan lain-lain
– sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui / non renewable
ialah sumber daya alam yang tidak dapat di daur ulang atau bersifat hanya dapat digunakan sekali saja atau tidak dapat dilestarikan serta dapat punah.
contoh : minyak bumi, batubara, timah, gas alam.
– Sumber daya alam yang tidak terbatas jumlahnya / unlimited
contoh : sinar matahari, arus air laut, udara, dan lain lain.
Selain dua pembagian di atas, Sumber daya alam dapat dikelompokkan berdasarkan kegunaan atau penggunaannya, yaitu :
– sumber daya alam penghasil bahan baku
adalah sumber daya alam yang dapat digunakan untuk menghasilkan benda atau barang lain sehingga nilai gunanya akan menjadi lebih tinggi.
contoh : hasil hutan, barang tambang, hasil pertanian, dan lain-lain
– sumber daya alam penghasil energi
adalah sumber daya alam yang dapat menghasilkan atau memproduksi energi demi kepentingan umat manusia di muka bumi.
misalnya : ombak, panas bumi, arus air sungai, sinar matahari, minyak bumi, gas bumi, dan lain sebagainya.

Juli 6, 2009 at 7:58 am Tinggalkan komentar

OPERATOR MORPHO-HIDROLOGI PADA MODEL KETINGGIAN DAN PETA DIGITAL UNTUK PENGOLAAN DAN PERENCANAAN DAERAH PENGALIRAN SUNGAI

OPERATOR MORPHO-HIDROLOGI PADA MODEL KETINGGIAN DAN PETA DIGITAL UNTUK PENGOLAAN DAN PERENCANAAN
DAERAH PENGALIRAN SUNGAI

Ir. Tunggul Sutan Haji, MT1) ; Dr. Fahmi Anhar2) ; Dr. Budi Sulistiyo3)
1)Jurusan Keteknikan Pertanian Unibraw / Mahasiswa S3 Teknik Sumber Daya Air ITB Bandung.
2)Staf Peneliti Badan Koordinasi Survey dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal)
3)Staf Pusat Data Kelautan, Departemen Kelautan, Jakarta.
Abstrak
Tulisan ini menjelaskan secara singkat metode operator morfo-hidrologi pada data peta digital dan model terrain digital (DTM) untuk secara otomatis menentukan nilai propertas hidrologi dan karakteristik Daerah Pengaliran Sungai (DPS) yang dapat mengilustrasikan potensi sumber daya air secara spasial, dan kemudian dapat dipakai untuk membantu pengambil keputusan dalam pengelolaan dan perencanaan di Daerah Pengaliran tersebut atau wilayah sekitarnya. Nilai propertas yang mencerminkan potensi ketersediaan air permukaan meliputi kemiringan, rata-rata kemiringan, arah aliran, koefisien runoff, diagram “timestep-area” dan hidrograf satuan, jaringan sungai dan peng-order-annya. Kemudian algoritma-algoritma dan fungsi-fungsi morphologi dan hidrologi yang digunakan dikemas dalam “operator morpho-hidrologi” untuk otomatisasi penentuan nilai propertas hidrologi, karakteristik DPS dan analisis potensi sumber daya air di semua wilayah Daerah Pengaliran Sungai. Walaupun demikian ada kendala-kendala yang harus diatasi dalam pengembangan dan aplikasi operator ini karena keterbatasan data, kemampuan komputer dan perlunya integrasi keahlian. Lebih lanjut, propertas yang diperoleh dapat dikemas dan digunakan sebagai persiapan data model untuk estimasi banjir, optimasi pencarian lokasi mikrohidro, pelestarian lingkungan (erosi atau kualitas air) dan aplikasi lain yang berhubungan dengan propertas Daerah Tangkapan Air dan aliran air permukaan, dimana air permukaan dan faktor yang mempengaruhinya dapat disajikan dalam lapis-lapis tematik untuk mewakili dunia nyata (real world) yang dapat diakses dengan mudah.

Keyword: Modelling, digital map, DTM, DPS, Hydrology

Juni 19, 2009 at 9:51 am Tinggalkan komentar

Pos-pos Lebih Lama


Kategori

Feeds


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.